Listening First: Active Listening as the Core Skill in Psychological First Aid

Mental Health

Tentang Pelatihan

Dalam kerja-kerja sosial, kita terbiasa menjadi orang yang mendengar, mendampingi, dan hadir untuk orang lain. Tapi siapa yang menjaga para pendamping?

Tekanan pekerjaan, cerita-cerita berat dari komunitas, hingga tuntutan untuk selalu siap membantu sering kali membuat staf OMS, relawan, maupun community helpers rentan mengalami burnout tanpa disadari.

Melalui pelatihan Practical Mental Health Skills for CSOs, Volunteers, and Community Helpers, Anda akan belajar keterampilan yang bisa langsung diterapkan saat bekerja di lapangan, mulai dari mendengarkan dengan empati hingga menjaga kesehatan mental diri sendiri.

📅 3 Agustus 2026
🕘 09.00–12.00 WIB
💻 Online melalui Zoom

Pilihan kontribusi:

  • 1 Modul: Rp399.000
  • Bundling 2 Modul: Rp549.000

Mari membangun kemampuan mendampingi orang lain tanpa mengabaikan kesejahteraan diri sendiri.

Daftar sekarang:
bit.ly/Regis-pelatihanJul2026 

 

Fasilitator:

Nur Ihsanti Amalia

Co-Founder & Operation Director Sehat Jiwa

Community Resilience | Social and Community Development Consultant | Mental Health Advocate | Peace and Security Practitioner

Nur Ihsanti Amalia (Santi) is a mental health advocate and community leader. She holds a degree in Psychology from Universitas Indonesia and is currently pursuing a Master of Social and Community Leadership at the University of Auckland, New Zealand.

Since 2018, Santi has worked closely with vulnerable groups, starting as a counselor for women and children survivors of abuse in P2TP2A. She has contributed to several social organizations and peacebuilding initiatives, with a strong focus on mental health access and peace education such as Ruang Damai and DASPR.

Driven by the belief that stronger communities create a better world, Santi remains committed to championing inclusive, community-centered approaches to mental health and wellbeing.

Apa Yang Akan Anda Dapatkan?

  • Teknik active listening untuk situasi krisis dan pendampingan komunitas
  • Merespons tekanan emosional dengan empati dan aman
  • Membangun ruang percakapan yang nyaman dan penuh kepercayaan
  • Mengaplikasikan prinsip Psychological First Aid dalam pekerjaan sehari-hari