Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin banyak dimanfaatkan oleh Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) untuk mendukung berbagai aktivitas organisasi, seperti penyusunan dokumen, pengembangan materi komunikasi, analisis informasi, pengelolaan pengetahuan, hingga peningkatan produktivitas tim. Pemanfaatan AI menawarkan berbagai peluang untuk bekerja lebih efektif dan efisien, terutama di tengah keterbatasan sumber daya yang kerap dihadapi OMS.
Namun, di balik manfaat tersebut, penggunaan AI juga menghadirkan tantangan baru yang perlu diantisipasi. OMS sering kali mengelola data pribadi dan informasi sensitif milik penerima manfaat, donor, relawan, mitra, maupun staf organisasi. Penggunaan AI tanpa pemahaman yang memadai berpotensi meningkatkan risiko kebocoran data, penyalahgunaan informasi, akses yang tidak terkendali, serta menimbulkan persoalan etika dan kepatuhan terhadap prinsip perlindungan data pribadi.
Maka dari itu, dibutuhkan ruang belajar yang lebih mendalam dan praktis agar peserta tidak hanya memahami risiko, tetapi juga mampu menerapkan langkah-langkah konkret untuk memanfaatkan AI secara aman dan bertanggung jawab. Pelatihan ini dirancang untuk membantu OMS membangun kapasitas keamanan digital dasar, memahami praktik perlindungan data yang relevan, serta menyusun pedoman internal yang dapat menjadi acuan penggunaan AI di organisasi masing-masing.
30 September -1 Oktober 2026
09.00–12.00 WIB
Online melalui Zoom
Fasilitator:
Ferdhi Putra – Direktur Combine Resource Institution (CRI)
Aris Harianto – Manager Unit Program dan Inovasi Combine Resource Institution (CRI)