Belajar dari Pengelola Dana Abadi: Bagaimana Dana Jangka Panjang Dikelola secara Strategis?
Bagaimana institusi mengelola dana yang harus bertahan dan berkembang dalam jangka panjang?
Dalam mini class ini, peserta akan belajar langsung dari praktisi yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan endowment fund/dana abadi, baik dari perspektif industri keuangan maupun institusi pendidikan.
Sesi ini menjadi ruang untuk melihat praktik nyata di balik pengelolaan dana jangka panjang: bagaimana menentukan tujuan dana, menjaga keberlanjutan, mengelola risiko, hingga membuat keputusan investasi yang tetap sejalan dengan kebutuhan institusi.
Apa yang akan dibahas?
- Dari Dana yang Dimiliki ke Dana yang Dikelola Strategis
Bagaimana institusi memandang dana jangka panjang bukan sekadar sebagai “uang yang tersedia”, tetapi sebagai aset yang perlu dikelola untuk mendukung keberlanjutan organisasi. - Bagaimana Endowment Fund Dikelola?
Sharing pengalaman mengenai prinsip, pertimbangan, dan proses dalam mengelola dana abadi—termasuk bagaimana menentukan tujuan, horizon investasi, kebutuhan likuiditas, dan toleransi risiko. - Menjaga Dana Tetap Bertumbuh sekaligus Terlindungi
Bagaimana menyeimbangkan kebutuhan pertumbuhan dana, risiko investasi, dan kebutuhan penggunaan dana dalam jangka panjang. - Apa yang Bisa Dipelajari OMS?
Apa prinsip dan praktik dari pengelolaan endowment yang relevan untuk OMS yang sedang membangun financial resilience dan mempertimbangkan pengelolaan reserve fund atau dana jangka panjang?
Format Sesi
Mini Class: Sharing & Talkshow + Q&A
⏱️ Durasi: 1,5 jam
14 Oktober 2026
13.00–15.30 WIB
Online melalui Zoom
👥 Narasumber:
- Prof. Deddy Priatmodjo Koesrindartoto, Ph.D. – Head of the Business Risks and Finance Interest Group and Director of the Financial Innovation Laboratory at SBM ITB
- Pandu Wibisono – Branch Manager Trimegah Sekuritas Cabang Surabaya
Sesi dirancang sebagai sharing berbasis pengalaman dan praktik, bukan kelas teknis investasi atau rekomendasi produk.
Investment readiness bukan hanya tentang memilih instrumen investasi, tetapi tentang bagaimana organisasi memahami dana yang dimiliki, kebutuhannya, risikonya, dan tujuan jangka panjangnya.